kelakar mu tidak lucu, wahai bapak
pemilik kursi singgasana
aku yakin telinga mu masih berfungsi.
Mereka berdecak di luar sana.
Apakah kau betul-betul tidak mendengarnya, Pak?
aku yakin nyata-nyata mata mu masih berfungsi.
Mereka pucat pasi di luar sana.
Apakah perlu kau lepas daun pintu mu agar
betul-betul nampak oleh mu warna pakaian mereka?
Baiklah... kemari sebentar lalu akan aku bantu kau
dengan sedikit berbisik saja agar mereka tidak tau bahwa
kau betul-betul membutuhkan bantuan.
Iya, kau.
kau yang membutuhkan bantuan kan?
Bukan mereka.
Justru kau.
kau membutuhkan bantuan senyata-nyatanya agar kau
lebih mampu mendengar dan melihat.
tidak terlampau nyenyak pada sandaran mu di kursi mu, Pak.
13 Oktober 2014
pemilik kursi singgasana
aku yakin telinga mu masih berfungsi.
Mereka berdecak di luar sana.
Apakah kau betul-betul tidak mendengarnya, Pak?
aku yakin nyata-nyata mata mu masih berfungsi.
Mereka pucat pasi di luar sana.
Apakah perlu kau lepas daun pintu mu agar
betul-betul nampak oleh mu warna pakaian mereka?
Baiklah... kemari sebentar lalu akan aku bantu kau
dengan sedikit berbisik saja agar mereka tidak tau bahwa
kau betul-betul membutuhkan bantuan.
Iya, kau.
kau yang membutuhkan bantuan kan?
Bukan mereka.
Justru kau.
kau membutuhkan bantuan senyata-nyatanya agar kau
lebih mampu mendengar dan melihat.
tidak terlampau nyenyak pada sandaran mu di kursi mu, Pak.
13 Oktober 2014
Komentar
Posting Komentar