Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2011
dari mu ku karna mu karna mu dan masih karna mu sekarang kau dimana kau lupa siapa aku? tolongg...dengarkanlah aku lihat mata ku apa sebenarnya yang membuat engkau enggan datang kesini ke hadapan ku darah daging mu saksikan lah bibir ini menanyakan itu semua aku di sini pun untuk mu untuk mu untuk mu

disana, yang mereka adalah kritikus

ketika aku berada di sana masuk ke dalamnya dan membaur menumpahkan semua asa ktika brangkat dari rasa menggebu dan katanya itu ambisi salahkah itu? setelah berada di dalamnya, hati bergemuruh brrrrrrggghhh kacau nurani terbatas pagar besi manusiawi terlalu kokoh lagi tinggi hingga ketika di sana segumpal darah itu tak bergerak lagi sangat enggan merasa terhimpit kaku merasa kotor dan dikotori padahal katanya kan membuat kita belajar menghargai dan dihargai jadi ingin rasanya bertanya mungkin kah berubah menjadi menghargai karna dihargai masih kah terlihat egois? kapan kiranya ku berhak mendapat pengakuan yang adil aku memang terkesan meng "aku" kan kini gemuruh itu semakin keras dan mengganggu ada perasaan ingin keluar tapi aku sayang sayang ketika suatu waktu aku dimanusiakan namun memberontak ketika mereka tak memakai segumpal darah yang baik tadi ketika banyak pola pikir dan argumen hai! izinkan nafas ini terhembuskan dengan lega jangan buat n...