ketika aku berada di sana masuk ke dalamnya dan membaur menumpahkan semua asa ktika brangkat dari rasa menggebu dan katanya itu ambisi salahkah itu? setelah berada di dalamnya, hati bergemuruh brrrrrrggghhh kacau nurani terbatas pagar besi manusiawi terlalu kokoh lagi tinggi hingga ketika di sana segumpal darah itu tak bergerak lagi sangat enggan merasa terhimpit kaku merasa kotor dan dikotori padahal katanya kan membuat kita belajar menghargai dan dihargai jadi ingin rasanya bertanya mungkin kah berubah menjadi menghargai karna dihargai masih kah terlihat egois? kapan kiranya ku berhak mendapat pengakuan yang adil aku memang terkesan meng "aku" kan kini gemuruh itu semakin keras dan mengganggu ada perasaan ingin keluar tapi aku sayang sayang ketika suatu waktu aku dimanusiakan namun memberontak ketika mereka tak memakai segumpal darah yang baik tadi ketika banyak pola pikir dan argumen hai! izinkan nafas ini terhembuskan dengan lega jangan buat n...