Ini yang aku tunggu dan aku rindu. Aku kembali berteduh di sini, di nuansa sesejuk ini. Sepertinya pagi ini cukup berpihak pada ku. Alunan melodi menemani ketukan jemari ku di sini, iya di sini; di atas keyboard ini. Rasanya sudah lama sekali aku menanti saat seperti ini. Andai saja sepanjang hari dan setiap waktu aku memiliki ini. Menggenggam masa seteduh ini. Namun sayang, aku tidak bisa hidup sendiri. aku tetap akan diangkat oleh sekitar empat atau enam orang ketika mati nanti. Aku tidak mungkin berjalan sendirian menuju tempat peristirahatan terakhir ku.
DISFUNGSI KELUARGA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK Mata Kuliah: Penulisan Karya Ilmiah Dosen Pengampu: Dra. Sri Tutur Marthaningsih, M. Pd. Disusun Oleh: Nama : Masayu Ninda Arum T. F. N. P. NIM : 09001053 PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN YOGYAKARTA 2011 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Setiap manusia di bumi ini pada umumnya berfitrah untuk melestarikan keturunan, mempunyai dan mewujudkan lingkungan kondusif yang tentram dan sejahtera. Secara umum lingkungan itu dinamakan keluarga. Lingkungan keluarga ibarat organisasi yang di dalamnya terdapat sistem. Dalam sistem tersebut akan ada peraturan dan hukum yang disepakati demi mencapai tujuan bersama dalam rangka keutuhan keluarga. Adapun di dalam keluarga terdiri dari satu orang ayah sebagai pemimpin atau imam, satu orang ibu sebagai pendamping pemimpin keluarga; yaitu ayah. Ketika ayah tidak ada di rumah, maka ib...
Komentar
Posting Komentar