Ketika di hadapan lembaran album rupa lalu
aku hanya bisa menggigil
seolah dicekik aku menjadi terpekik
berhadapan dengan ruas ruas buku lalu
itu bukan hal mudah
namun waktu tidak berkenan negoisasi
sebab pagi tidak akan dikatakan pagi
jika tanpa cahaya matahari
gagah menggeser rembulan
meski ayam jantan berkokok garau
waktu tetap tidak memberi toleransi
ia tetap meminta ku berjalan-jalan
tidak pula sempat menanyakan
apakah aku berkenan mendaki puncak atau
menuruni terjal atau
sekedar memiliki setapak
hingga akhirnya tetap saja
aku menemui mu
ruas-ruas buku lalu
ada beberapa catatan tak rapi
namun itu adalah kejujuran mahal
hanya dengannya semua menjadi ada
Komentar
Posting Komentar