Langsung ke konten utama

Palsu

Kertas, mana kertas?
kertas jujur sedang porak
mereka menuntut "ada"!
kemudian kalian mencari yang
hilang

Kertas, mana kertas?
kertas jujur menjadi naif
mereka menuntut "ada"!
kemudian kalian membuat rupa
ada

Kertas, mana kertas?
kertas jujur tersalah
mereka menuntut "ada"!
kemudian kalian menyusun apik
sisik tak

Kertas, mana kertas?
kertas jujur ronta
mereka menuntut "ada"!
kemudian kalian memoles
noda tak

Kertas, mana kertas?
kertas jujur atrisi
mereka menuntut "ada"!
kemudian kalian sigap menyimpul
mati

kertas-kertas tak bicara
diperbuat tangan, tangan dipaksa
demi katanya
katanya
katanya
kertas-kertas sudah berbohong
diruah nafsu, insan terjerat
demi nilai
nilai
nilai

aturan tak berwibawa
sanksi tanpa pelita
martabat tak berpenghuni
kalian tertabrak, nyenyak diraup gelap
sunyi.

kertas-kertas jujur, tiada
habis diserbu nafsu
insan hendak predikat betul
bukan untuk di hadapan Mu.

tercekik simpul mati demi
reka-reka sistem
oh.. akreditasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

lama tak kesini

bertemu dengan kalian sungguh membuatku bersyukur dari sekian tempat ku kunjungi sampai akhirnya mengantarku pada tempat yang sekarang membuat ku semakin merasa aaaarrggh; s u l i t memang benar, kemarin aku katakan demikian aku bosan dengan rutinitas seperti itu dan untuk saat ini aku ingin berada pada satu tempat dimana aku dapat melangkahkan kaki dengan mantap dan sigap satu tempat yang membuat ku berjalan tanpa ragu setelah aku keluar dari sana, semua justru berjalan di luar dugaan dan harapan dua tempat itu kini menjadikan aku terdakwa

APA

rupa-rupa wajah makhluk Mu hendak kemana hari ini? rupa-rupa bentuk makhluk Mu hendak bicara apa hari ini? rupa-rupa elok warna makhluk Mu hendak bersimbol apa hari ini? rupa-rupa tumindak anggun makhluk Mu hendak berbekal apa untuk esok?   01022014