Kembali ke tempat ini...aku sudah lupa kapan terakhir aku menginjakkan kaki di sini. Menyentuh buku-buku usang berdebu. Mendatangi rak demi rak yang menjulang tinggi tujuh puluh lima sentimeter lebih tinggi daripada aku. Mencari sekian banyak sumber buku yang bisa ku buka kemudian ku ambil beberapa pernyataan penulis untuk ku jadikan landasan teori pada tugas akhir ku. Semua aku lakukan demi mencukupi sekian banyak syarat administrasi birokratif akademis pada sebuah pilihan. Memilih menjadi pembelajar yang menyandang status sebagai mahasiswa. Tidak boleh tidak, aku harus taat dengan aturan. Itu demi hasilnya kelak. Aaaarghh, semua perjuangan itu sudah usai. Aku sudah melewatinya. Itu sebab saat ini aku bisa kembali lagi ke sini dengan status yang berbeda. Aku sudah bukan lagi mahasiswa strata satu yang dipaksa untuk berpikir teoritis. Aku sudah menjadi sosok yang dekat dengan anak didik di sekolah. Aku sudah menjadi seorang Guru. Baiklah, ku sebutkan dengan lengkap. Guru Bimbingan dan Konseling pada sebuah Sekolah Menengah Kejuruan swasta di Yogyakarta. Itu sesuai dengan jurusan kuliah ku dulu; sangat sesuai. Orang-orang di sekitar ku menunjukkan wajah dan bahasa yang puas melihat usaha dan hasil yang ku dapatkan sekarang. Sangat puas. Tidak bisa semudah membalikkan telapak tangan ketika mahasiswa baru lulus kemudian bisa mendapatkan pekerjaan di kota ini dalam hitungan hari. Aku merupakan salah satu dari mereka yang beruntung. Itu kata mereka di sana. Mereka membuat pernyataan itu tanpa mengajak ku berdiskusi terlebih dahulu.
Idealis Penyelaras (saya tipe kepribadian) Tipe Idealis Penyelaras dikenali dari kepribadiannya yang kompleks dan memiliki begitu banyak pemikiran dan perasaan. Mereka orang-orang yang pada dasarnya bersifat hangat dan penuh pengertian. Tipe Idealis Penyelaras berharap banyak pada diri mereka sendiri dan orang lain. Mereka memiliki pemahaman yang kuat tentang sifat-sifat manusia dan seringnya menilai karakter dengan sangat baik. Namun mereka lebih sering menyimpan perasaan dan hanya mencurahkan pemikiran serta perasaan mereka kepada sedikit orang yang mereka percaya. Mereka sangat terluka jika ditolak atau dikritik. Tipe Idealis Penyelaras menganggap konflik sebagai situasi yang tidak menyenangkan dan lebih menyukai hubungan harmonis. Namun demikian, jika pencapaian sebuah target tertentu sangat penting bagi mereka, mereka dapat dengan berani mengerahkan seluruh tekad mereka hingga cenderung keras kepala. Tipe Idealis Penyelaras memiliki fantasi yang hidup, intuisi yang nyaris seperti...
Komentar
Posting Komentar