Langsung ke konten utama

Sendiri (mu)

kau hanya bicara dengan
mu diri mu sendiri
kau hanya bertanya dengan
mu diri mu sendiri
kau hanya menjawab untuk
mu diri mu sendiri

semakin
lebih dari satuan centimeter kau
memberi jarak dengan
mereka yang ingin bicara
dengan mu

kau semakin asyik dengan
dunia mu sendiri
tak berkutik kau
terduduk kaku dalam diam
tak bergeming kau
tetap menikmati senyap

larut
sekujur tubuh kau basahi dengan
gelembung pembicaraan mu dengan
diri mu sendiri

sejuta sapa seolah
angin ribut bagi mu
kau tetap merasa
aman nyaman zona mu
berkawan sunyi kau
asyik menyanyi untuk
diri mu sendiri

mereka
bukan siapa-siapa
bagi mu tak ada guna
barang sebait dibagi dan
tak perlu menampung karna
bagi mu kau
hanya sendiri
hanya sendiri
hanya sendiri

18022014

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Idealis Penyelaras (saya tipe kepribadian)

Idealis Penyelaras (saya tipe kepribadian) Tipe Idealis Penyelaras dikenali dari kepribadiannya yang kompleks dan memiliki begitu banyak pemikiran dan perasaan. Mereka orang-orang yang pada dasarnya bersifat hangat dan penuh pengertian. Tipe Idealis Penyelaras berharap banyak pada diri mereka sendiri dan orang lain. Mereka memiliki pemahaman yang kuat tentang sifat-sifat manusia dan seringnya menilai karakter dengan sangat baik. Namun mereka lebih sering menyimpan perasaan dan hanya mencurahkan pemikiran serta perasaan mereka kepada sedikit orang yang mereka percaya. Mereka sangat terluka jika ditolak atau dikritik. Tipe Idealis Penyelaras menganggap konflik sebagai situasi yang tidak menyenangkan dan lebih menyukai hubungan harmonis. Namun demikian, jika pencapaian sebuah target tertentu sangat penting bagi mereka, mereka dapat dengan berani mengerahkan seluruh tekad mereka hingga cenderung keras kepala. Tipe Idealis Penyelaras memiliki fantasi yang hidup, intuisi yang nyaris seperti...

Bicara!

Biarkan malam bicara tentang kerumunan di jalan yang tak henti memperbincangkan tentang pepohonan menyibak kilau lampu mesin kendaraan dan gedung gedung yang sibuk juga keengganan tenda untuk berbinar padahal semua tetap saja; lewat dan berlalu sayang; malam masih saja malu Mentri Supeno, Jogja