Terkekeh. Satu kata yang tepat untuk mewakili semua rasa yang telah bercampur seenaknya tanpa kejelasan nama adonan. Berarti bukan itu yang terbaik bagi ku. Berarti dia bukan yang terbaik untuk ku. Berarti bukan dia yang sesuai dengan ku. Berarti bukan dia yang Dia maksud. Berarti kurang lebih bukan orang sepertinya. Berarti dia tidak pas dengan ku. Berarti semua sikap dia yang ku tangkap sebagai upaya tidak sinkron dengan respon ku. Kemudian satu hal yang sempat terlintas di benakku dalam hitungan detik tahun lalu, sungguh-sungguh terjadi sekarang. Tidak ada satu manusia pun yang mampu mengelak, menghalangi bahkan melawan. Tidak ada.
DISFUNGSI KELUARGA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK Mata Kuliah: Penulisan Karya Ilmiah Dosen Pengampu: Dra. Sri Tutur Marthaningsih, M. Pd. Disusun Oleh: Nama : Masayu Ninda Arum T. F. N. P. NIM : 09001053 PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN YOGYAKARTA 2011 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Setiap manusia di bumi ini pada umumnya berfitrah untuk melestarikan keturunan, mempunyai dan mewujudkan lingkungan kondusif yang tentram dan sejahtera. Secara umum lingkungan itu dinamakan keluarga. Lingkungan keluarga ibarat organisasi yang di dalamnya terdapat sistem. Dalam sistem tersebut akan ada peraturan dan hukum yang disepakati demi mencapai tujuan bersama dalam rangka keutuhan keluarga. Adapun di dalam keluarga terdiri dari satu orang ayah sebagai pemimpin atau imam, satu orang ibu sebagai pendamping pemimpin keluarga; yaitu ayah. Ketika ayah tidak ada di rumah, maka ib...
Komentar
Posting Komentar