Kamu tau?
Kemungkinan terbesar yang sedang menjadi praduga ku sementara ini adalah; kita saling bertanya. Iya, kita saling bertanya namun di tempat yang berbeda. Kita tetap terduduk dalam diam kita masing-masing. Kita saling berhati-hati, seperti kata mu; "hati-hati". Sama. Aku juga membalas kata-kata mu dengan secuil kata repetisi itu; "hati-hati". Kita saling berhati-hati rupanya. Namun sayang; aku mencium aroma tajam dari pernyataan sikap mu. Aku tidak sedang mencuri. Justru aku tidak menyengaja. Aku juga tidak bemaksud memancing. Aku tidak mau berperan sebagai pemancing. Aku sudah berlaku adil terhadap logika ku. Aku berusaha permisi dengan logika ku. Itu karena aku tidak mau berada di posisi bodoh. Aku perempuan. Sadar atas kekurangan seorang perempuan yang cenderung emosional, maka aku tidak rela menambah dampak dari kondisi emosional itu. Aku tidak mau bodoh.
Kemungkinan terbesar yang sedang menjadi praduga ku sementara ini adalah; kita saling bertanya. Iya, kita saling bertanya namun di tempat yang berbeda. Kita tetap terduduk dalam diam kita masing-masing. Kita saling berhati-hati, seperti kata mu; "hati-hati". Sama. Aku juga membalas kata-kata mu dengan secuil kata repetisi itu; "hati-hati". Kita saling berhati-hati rupanya. Namun sayang; aku mencium aroma tajam dari pernyataan sikap mu. Aku tidak sedang mencuri. Justru aku tidak menyengaja. Aku juga tidak bemaksud memancing. Aku tidak mau berperan sebagai pemancing. Aku sudah berlaku adil terhadap logika ku. Aku berusaha permisi dengan logika ku. Itu karena aku tidak mau berada di posisi bodoh. Aku perempuan. Sadar atas kekurangan seorang perempuan yang cenderung emosional, maka aku tidak rela menambah dampak dari kondisi emosional itu. Aku tidak mau bodoh.
Komentar
Posting Komentar