Langsung ke konten utama

Perempuan di Persimpangan

Perempuan berwajah pasi
Tidak perlu menabuh genderang
Bila ternyata tangan mu terluka
Meski parau, kau tetap membiru
Perempuan berwajah pasi
Berjalanlah sebagaimana kaki sedia
Bila ternyata terhuyung
Kau masih mampu berbenah
Perempuan berwajah pasi
Duduklah layaknya istirahat
Bila ternyata kau gelisah
Meski gundah, kau masih berpunya nikmat
Perempuan berwajah pasi
Bernafaslah seumpama esok tiada
Itu adalah rupa semacam bahagia
Tamansiswa, 17062014

Komentar

Postingan populer dari blog ini

lama tak kesini

bertemu dengan kalian sungguh membuatku bersyukur dari sekian tempat ku kunjungi sampai akhirnya mengantarku pada tempat yang sekarang membuat ku semakin merasa aaaarrggh; s u l i t memang benar, kemarin aku katakan demikian aku bosan dengan rutinitas seperti itu dan untuk saat ini aku ingin berada pada satu tempat dimana aku dapat melangkahkan kaki dengan mantap dan sigap satu tempat yang membuat ku berjalan tanpa ragu setelah aku keluar dari sana, semua justru berjalan di luar dugaan dan harapan dua tempat itu kini menjadikan aku terdakwa

APA

rupa-rupa wajah makhluk Mu hendak kemana hari ini? rupa-rupa bentuk makhluk Mu hendak bicara apa hari ini? rupa-rupa elok warna makhluk Mu hendak bersimbol apa hari ini? rupa-rupa tumindak anggun makhluk Mu hendak berbekal apa untuk esok?   01022014