Langsung ke konten utama

Postingan

Rindu

Rindu kali ini ada hubungannya dengan puisi dan prosa. Teringat saat itu. Iya, saat malam minggu. Aku berhasil menumpahkan soda-soda yang membusa menjadi-jadi. Kini aku merindunya. Aku benar-benar merindu luapan-luapan soda yang muntah itu. Memuntah sejadi-jadinya. Muntahan yang luar biasa indah dan nikmat.

Sajak

Lama tidak ke sini tempat aku bernyanyi tempat aku menari tempat aku berlari terlihat tidak tempat aku melompat tempat aku santun menghujat kata; kau adalah elok rupa dalam tak ada 17072014

Yang Digugu dan Ditiru

wajah-wajah teladan mengumpulkan pesan untuk disajikan pada setiap pagi di sepanjang halaman mendulang perkara boleh dan tidak boleh mencatat cerita tentang makna terkandung meski tak hendak, ia tetap berbuat Hari esok, lusa dan beberapa taun mendatang. Lupa tentang nominal, ia tetap berbuat Itu yang membedakan antara ia dan buruh 21062014, rev 2307

Sambutan Hangat

iya, aku akan begini begitu kata mulai mengharu biru meledak dalam ruang tersembunyi kemudian sraaak; ia meminta ia meminta seperti ini seperti ini, aku akan begini mengambil satu bungkus kopi susu instan meletakkan satu cangkir kering bersih membuka kemasan, menuangkan bubuk kopi ke cangkir menuangkan air panas sejadi-jadinya mengaduk sebagaimana menginginkan rasa iya, aku akan begini menyambut gempita pekat yang merekah mempersilakan berkunjung di tempat muka karna untuk menjemputnya adalah makna menyeduhnya sesegera mungkin sebelum uap panas menetesi; mengubah rasa 20062014

meletup-letup

bait ini belum sampai pada ujung penghujung yang tak berujung namun apa daya melompat-lompat saja hendaknya berpaling pada yang lain sehingga terbentuk susunan rasa terbaru melompat ke sini adalah menuruti rasa lalu ku karsa demi muara karya 20062014
aku menemukan mu membujur kaku dalam bisu padahal kau tau betul apa beda bukankah aku sudah mengatakan bahwa esok pagi belum tentu seindah sekarang iya, sekarang seperti saat ini ketika aku mendapati mu kaku membujur berujar tak kemudian kau bertanya tentang bagaimana menganggap aku adalah si empunya cerita kemari, segera kemari 20,21 06